A
A
A

Elektroanalgesia transkranial

 
Penulis: Alexey Portnov, dokter keluarga
Tanggal dibuat: 08.02.2013
Terakhir ditinjau: 27.07.2025

Elektroanalgesia transkranial merupakan metode tindakan lokal dengan arus listrik berdenyut dengan parameter yang sesuai melalui elektroda dan bantalan hidrofilik basah (atau menggunakan gel konduktif listrik) yang diaplikasikan pada kontak dengan kulit area tertentu di kepala.

Mode operasi: kekuatan arus - 0,3-1 mA; tegangan - hingga 10 V; frekuensi pengulangan pulsa - 60-100 Hz; durasi pulsa - 3,5-4 ms, mengikuti dalam kelompok 20-50 pulsa; bentuk pulsa - persegi panjang; siklus kerja - 5:1-2:1.

Mode operasi: kekuatan arus - 0,3-1 mA; tegangan - hingga 20 V; frekuensi pengulangan pulsa - 150-2000 Hz; durasi pulsa - 0,15-0,5 ms; bentuk pulsa - persegi panjang; siklus kerja - variabel. Efek faktor tersebut juga dikaitkan dengan terjadinya perubahan elektrodinamik pada neuron, sinapsis, dan kumpulan saraf otak, dengan penataan ulang konformasionalnya dan berbagai reaksi serta proses yang disebabkan olehnya.

Kekhasan metode fisioterapi ini ditentukan oleh kekuatan arus yang jauh lebih rendah, sebanding dengan parameter energi fungsi sistem biologis, dan variabilitas karakteristik frekuensi faktor yang lebih besar dibandingkan dengan parameter serupa dalam metode terapi tidur listrik. Perbedaan inilah yang memungkinkan kita memperoleh efek klinis yang lebih luas.

Efek klinis utama: analgesik, penenang, sedatif, anti-penarikan, normalisasi reaksi vasomotor, serta proses perbaikan dan regenerasi.

Peralatan: “LENAR” (Therapeutic ElectroNARCosis), “Bi-LENAR”, “Etrans-1”, “Etrans-2”, “Transair-01”, “SEM-02”, “MDM-101”.